Wisata Kota

Pantai Losari

Pantai Losari

Pelataran Bahari Pantai Losari
Siapa yang tidak kenal pantai losari? kebanyakan orang kalau sebut Kota Makassar pasti ingatannya akan tertuju ke pantai yang pernah dijuluki restoran terpanjang di asia ini, apa sebenarnya pesona yang di miliki oleh pantai kebanggaan orang Makassar ini, apalagi kalau bukan sang mentari yang terbenam disore hari yang merupakan daya tarik utama orang datang ke pantai Losari ini. Konon, Pantai Losari memiliki panorama sunset terindah di dunia. Benarkah? Datang dan alamilah sendiri. Yang jelas, setiap sore hari ratusan orang sengaja datang untuk menyaksikan panorama matahari merah seperti tenggelam ke dalam lautan. Jadi jangan lewatkan Sunset di Pantai Losari.

Pantai Losari adalah waterfront-nya Kota Makassar. Berbentuk garis pantai sepanjang kurang lebih satu kilometer dan merupakan ruang publik yang bisa diakses oleh siapa saja.

Saat ini Pemerintah Kota Makassar melakukan revitalisasi pantai losari yang bertujuan membuat Pantai Losari menjadi Indah dan ternatif obyek wisata yang nyamnan di Kota angingmammiri ini, namun kita berharap revitalisasi ini tidak merusak alam sehingga ekosistem laut tetap terjaga, dan kita bisa lihat hasilnya anjungan yang pertama telah rampung dan saat ini Makassar telah menikmatinya.

Lanjutkan membaca Wisata Kota

Wisata Seni Budaya

Suku-suku di Kota Makassar
Sebagai kota terbesar di Sulawesi, Makassar merupakan pintu gerbang menuju obyek wisata populer lainnya. Ada beberapa daerah lain di Sulawesi Selatan yang juga menyimpan obyek wisata menarik dan dapat dijangkau melalui darat maupun udara.

Tahun ini, Kota Makassar berusia 402 tahun. Sejarahwan bersepakat 9 November 1607 adalah hari lahir Kota Makassar, yaitu saat kota ini menjadi wilayah otonom Kerajaan Gowa. Dari tahun 1971 sampai 1999, kota ini berubah nama menjadi Ujungpandang. Namun nama Makassar sesungguhnya lebih dikenal di kalangan masyarakat nusantara bahkan dunia. Karena pertimbangan itulah sejak tahun 2000, pemerintah Indonesia mengembalikan nama Makassar menjadi nama resmi kota ini.

Lanjutkan membaca Wisata Seni Budaya

Wisata Religi

Beberapa tempat yang dapat dikunjungi untuk wisata Religi di Kota Makassar adalah :

Masjid Raya Makassar

Masjid Raya Makassar diresmikan pada tanggal 25 Mei 1949. Kemudian pada tahun 1957 Presiden pertama RI, Soekarno melaksanakan sholat Jumat di masjid ini. Sedangkan pada tahun 1967, mantan Presiden Soeharto juga berkunjung dan sholat Jumat di masjid perjuangan ini. Karena itu, kehadiran masjid raya merupakan tonggak sejarah masa lalu.

Dana awal pembangunan masjid hanya Rp60.000 yang diprakarsai K H Ahmad Bone, seorang ulama asal Kabupaten Bone tahun 1947 dengan menunjuk ketua panitia KH Muchtar Lutfi, dua tahun kemudian diresmikan dengan menghabiskan biaya Rp1,2 juta.

Seorang jurnalis asing yang mengunjungi masjid tersebut menulis dalam sebuah artikelnya bahwa Masjid Raya Makassar adalah masjid terbesar di Asia Tenggara di masa itu dengan daya tampung sekitar 60.000 orang hingga ke halaman.

Lahan seluar 13.000 meter persegi tempat masjid dibangun adalah bekas lapangan sepakbola Exelsior Makassar yang dihibahkan untuk pembangunan masjid yang dimulai pada 1949, kemudian diresmikan satu tahun kemudian,

Menurut Yusuf Kalla, renovasi pertama Masjid Raya Makassar yang dibangun tahun 1949 itu, dilakukan pada tahun 1978 oleh Gubernur Ahmad Lamo. Namun, setelah 29 tahun kemudian atap masjid bocor-bocor sehingga sangat sulit dipertahankan. Karena itu, masjid ini dibangun kembali dengan struktur dan arsitektur baru mengadopsi Masjid Cordoba Spanyol, sementara bangunan lama hanya menyisahkan menara disamping kiri masjid.

Lanjutkan membaca Wisata Religi

Wisata Belanja

Pusat Perbelanjaan banyak tersebar di penjuru Kota Makassar, diantaranya adalah :

MALL RATU INDAH

Lokasi  :  Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 35, Makassar
Di tempat ini anda bisa menemukan produk-produk lokal dan multinasional, menikmati city event, temukan juga cita rasa khas makassar di Samudera Food Court. Temukan juga kebutuhan harian di Hero Supermarket.

MAKASSAR TRADE CENTER (MTC)

Lokasi  :  Jl. Jend. Achmad Yani  (Depan Lapangan Karebosi)
Menyediakan berbagai kebutuhan mulai dari kebutuhan rumah tangga, pakaian jadi, perangkat/peralatan elektronik, seperti handphone dan aksesorisnya, komputer, Audio Video, dan lain sebagainya. Temukan kebutuhan harian di Alfa Supermarket.

Lanjutkan membaca Wisata Belanja

Wisata Sejarah

Benteng Fort Rotterdam

Benteng Fort Rotterdam

Benteng Fort Rotterdam MakassarSejarah Singkat :
Benteng Fort Rotterdam merupakan salah satu benteng di Sulawesi Selatan yang boleh dianggap megah dan menawan. Seorang wartawan New York Times, Barbara Crossette pernah menggambarkan benteng ini sebagai “the best preserved Dutch fort in Asia”. Pada awalnya benteng ini disebut Benteng Jumpandang (Ujung Pandang).

Benteng ini merupakan peninggalan sejarah Kesultanan Gowa, Kesultanan ini pernah Berjaya sekitar abad ke-17 dengan ibu kota Makassar. Kesultanan ini sebenarnya memiliki 17 buah benteng yang mengitari seluruh ibu kota. Hanya saja, Benteng Fort Rotterdam merupakan benteng paling megah diantara benteng benteng lainnya dan keasliannya masih terpelihara hingga kini.

Benteng ini dibangun tahun 1545 oleh Raja Gowa ke-X yang bernama Imanrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung atau Karaeng Tunipalangga Ulaweng. Pada awalnya bentuk  benteng ini adalah segi empat, seperti halnya arsitektur benteng gaya Portugis. Bahan dasarnya campuran batu dan dan tanah liat yang dibakar hingga kering.

Lanjutkan membaca Wisata Sejarah

Pesona Wisata Bahari


Hamparan pulau-pulau karang yang berada disebelah barat jazirah Sulawesi Selatan, membentang selatan-utara, mulai Kabupaten Takalar di Selatan hingga pulau-pulau Kab. Pangkajene Kepulauan (Pangkep) di Utara, dikenal sebagai dangkalan Spermonde (Spermonde Shelf), dengan jumlah pulau ± 120 pulau dan duabelas diantaranya merupakan bagian wilayah Kota Makassar.

Secara umum daya tarik kepulauan Spermonde adalah kondisi pulau yang sebagian besar masih asri, perairan yang jernih, hamparan pasir putih, dan pada sore hari dapat menikmati sunset sepanjang tahun, pemandangan bawah laut (terumbu karang dan berbagai jenis ikan karang), beberapa lokasi kapal tenggelam (wreck), menyaksikan gerombolan burung camar yang berburu ikan, serta kehidupan nelayan tradisional yang dapat dijumpai setiap hari.

Pulau-pulau yang menjadi tujuan utama wisatawan adalah Pulau Kayangan, Pulau Samalona, Pulau Kodingareng Keke, dan Pulau Lanjukang. Telah tersedia fasilitas resort permanen di Pulau Kayangan, sedangkan pada Pulau Kodingareng Keke hanya tersedia Resort Non Permanen, penduduk di Pulau Samalona menyediakan rumahnya sebagai resort, sedangkan pada Pulau Lanjukang sudah memiliki fasilitas resort. Sementara pulau-pulau lainnya menjadi pendukung kegiatan wisata pulau, karena memiliki daya tarik tersendiri yang tidak dijumpai seperti keadaan sosial budaya masyarakat itu sendiri, seperti Apparoro (upacara penurunan kapal di P. Barrang Caddi).

Untuk menjangkau pulau-pulau Spermonde, khususnya yang termasuk dalam wilayah Pemerintahan Kota Makassar, telah tersedia 3 dermaga penyeberangan yang saling berdekatan, yaitu : dermaga Kayu Bangkoa, dermaga wisata Pulau Kayangan dan dermaga milik POPSA (Persatuan Olahraga Perahu motor dan Ski Air) Makassar. Belum semua pulau-pulau kecil di Kota Makassar memiliki angkutan reguler dengan jadwal yang tetap. Pulau-pulau yang memiliki transportasi reguler, adalah P. Barrang Lompo, P. Barrang Caddi, Kodingareng Lompo, P. Lae-Lae dan P. Kayangan.

Lanjutkan membaca Pesona Wisata Bahari

Sekilas Tentang Kota Makassar !

Kota Metropolitan Makassar adalah merupakan ibukota dari propinsi Sulawesi Selatan. Sebelumnya bernama Kotamadya Ujung Pandang. Kota Makassar terkenal sebagai kota “Angin Mamiri”, yang berarti kota hembisan angin sepoi-sepoi basah.

Kota Makassar juga terkenal dengan “Pantai Losari” nya yang indah, yang terkenal sebagai meja terpanjang karena pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan lezat sambil menikmati hembisan angin laut yang menyegarkan dan menyaksikan terbenamnya matahari serta keindahan panorama laut.

Kota yang bersuhu sekitar 22 – 33 oC ini, memiliki areal seluas 175,77 km2, Wilayah Kota Makassar terus berkembang, khususnya kearah Timur, dimana pembangunan infrastruktur seperti perluasan pelabuhan laut Makassar, Reklamasi pantai Losari, Bandara Hasanuddin, jalan tol, kawasan industri Makassar dan berbagai proyek lainnya tengah dilaksanakan.

Kota Makassar juga memiki obyek-obyek wisata yang cukup menarik seperti benteng Ujung pandang, pelabuhan perahu Kota Makassar juga memiki obyek-obyek wisata yang cukup menarik seperti benteng Ujung pandang, pelabuhan perahu tradisional pinisi, Pantai Losari, Pusat Rekreasi pantai Akkarena, makam Pangeran Diponegoro, makan Sultan Hasanuddin, Taman Budaya Sulawesi, rekreasi wisata bahari, pagelaran tarian dan bisana tradisional, serta masih banyak lagi yang sayang sekali untuk dilewatkan.

Lanjutkan membaca Sekilas Tentang Kota Makassar !